Tampilkan postingan dengan label asam amino. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asam amino. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Desember 2016

MANFAAT BESAR MADU UNTUK IBU dan PERKEMBANGAN JANIN

MANFAAT KANDUNGAN MADU ASLI BAGI IBU HAMIL dan JANIN

Nutrisi Bumil - Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil dan Janin - Madu merupakan pemanis alami yang lebih baik daripada gula, walaupun rasanya yang manis hampir sama dengan manisnya gula namun kandungan gizinya berbeda. Madu memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti zat gula glukosa dan fruktosa, asam amino serta vitamin diantaranya thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, asam askorbat. Juga mengandung mineral seperti kalium, kalsium, natrium, magnesium, zat besi,phosphor, mangan, dan sulfut. Madu asli juga punya keunggulan lain yaitu punya kandungan antibiotik. Itulah kenapa madu sangat disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil.

Begitu banyak Manfaat Madu Untuk Ibu Hamil dan Janin. Untuk itulah perlu diketahui beberapa khasiat dan kebaikan madu alami untuk ibu hamil yang sedang hamil, untuk bayi dalam kandungan, bayi yang baru lahir serta setelah ibu melahirkan.

Beberapa Manfaat Madu Asli Untuk Ibu Hamil dan Janin
1. Membersihkan perut bayi dari najis gagak yang menyelaputi dinding perut. Proses penghadaman dapat berjalan dengan sempurna menghindar dari sakit perut
2. Bayi membesar dengan sempurna dan sihat.
3. Mengelak dari kembung perut bayi.
4. Amalkan madu bersama jamu dan telur untuk membina darah serta mempercepatkan proses penyembuhan luka dalam perut atau rahim.
5. Membantu proses penghadaman dan lawas buang air.
6. Mencegah dari pelbagai penyakit kerana kandungan antibiotik dalam madu dapat membunuh kuman-kuman cahaya mata.
7. Kandungan zat galian dalam madu boleh membantu membina dan menguatkan janin.
8. Kulit yang bersih dan sihat dengan terdapatnya vitamin C yang penuh kuasa dalam madu asli.
9. Membantu secara khusus pertumbuhan fizikal dan mental janin.
10. Penyakit Hepatitis B yang biasa menyerang bayi dapat dihindar dengan amalan madu oleh para ibu yang mengandung.
11. Menambahkan tenaga untuk ketahanan diri semasa mengandung dan semasa menghadapi saat kelahiran cahaya mata.
12. Mencegah dari berbagai penyakit seperti kencing manis, darah tinggi, kencing kotor, batuk selsema, lelah dan lain-lain.
13. Mengurangi rasa mual pada masa kehamilan
14. Menambah nafsu makan bagi ibu hamil
15. Manfaatkan ramuan madu dan telur untuk membersihkan darah pasca melahirkan.
16. Madu dapat mengatasi keluhan susah buang air besar bagi ibu hamil baik semasa kehamilan maupun pasca melahirkan.

Catatan : Beberapa dokter berpendapat bahwa wanita hamil untuk menghindari mengkonsumsi madu mentah (tidak dipasteurisasi), namun tidak semua ahli setuju dengan pendapat ini. Madu yang dimasak(dipasteurisasi) umumnya akan mengurangi manfaat gizi dan merusak enzim-enzim atau zat berkhasiat lain didalam madu, lagipula spora botulisme tidak bisa mati meskipun madu dimasak selama berjam-jam. Jadi sebaiknya ambil jalan tengah, yaitu tidak mengkonsumsi madu secara berlebihan.
Demikianlah Beberapa manfaat madu untuk ibu dan janin.Semoga bisa bermanfaat.Terima kasih


Kamis, 31 Oktober 2013

Kuman Tidak Mampu Melawan Madu

Ini merupakan judul sebuah artikel yang dimuat majalah Dis Lancet Infect edisi Februari 2003 yang ditulis oleh seorang Dr. Dixon, ia mengatakan, madu sangat kuat menguasai kuman. Sehingga tidak ada satu kuman pun yang sanggup berhadapan dengan madu. 

Dr Dixon, merupakan seorang dari sekian banyak para ilmuwan yang diberi anugerah oleh Allah dapat mengkaji manfaat madu. Padahal, khasiat madu sudah diungkapkan oleh Sang Khalik melalui kitabnya: "Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya, pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkannya.” (An-Nahl 69)

Yang menarik, penderita kencing manis, yang oleh para dokter diminta untuk tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis, termasuk madu. Karena, dianggap bisa menaikkan kadar gula dalam tubuh. Ternyata, menurut penelitian, anjuran itu tidak berlaku. 

Madu, justru mampu menurunkan kadar gula di dalam darah orang yang terkena sakit gula. Beberapa penemuan membuktikan bahwa di dalam madu terdapat unsur oksidasi yang menjadi pengurai gula di dalam darah lebih mudah, yang tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi. Madu yang kaya dengan vitamin B1, B5 dan G, justru sangat diperlukan bagi penderita kencing manis. Karena, madu mengandung sekitar 100 unsur berbeda yang dianggap sangat urgen bagi tubuh manusia, khususnya bagi penderita diabtesi tersebut. 

Seorang filsuf dan penulis Yunani, Athenaeus, menyatakan bahwa siapa saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit selama hidupnya. Dia tidak mengada-ada karena di dalam madu memang termuat rupa-rupa nutrisi yang unik dan potensial untuk memelihara kesehatan dan kecantikan. Madu memiliki kekuatan menyembuhkan yang hebat. Berbagai nutrisi yang dikandungnya telah lama dimanfaatkan untuk mengatasi luka bakar, menambah stamina, menaikkan gairah seksual, bahkan dapat mencegah kanker. Cairan berwarna keemasan ini pun merupakan perawat keindahan kulit yang bermutu. 

Seorang ilmuwan dari Universitas Illinois di Urbana, Amerika Serikat, menulis dalam Journal of Apicultural Research bahwa khasiat masing-masing madu bisa saja berbeda, namun semua jenis madu pasti mengandung antioksidan, seperti vitamin E dan vitamin C, yang sama kadarnya. Antioksidan tersebut diyakini mampu mencegah terjadinya kanker, penyakit jantung, dan penyakit lainnya. 

Secara lebih rinci Prof. DR. H. Muhilal, pakar gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor, menguraikan tentang kandungan gizi madu. Asam amino, karbohidrat, protein, beberapa jenis vitamin serta mineral adalah zat gizi dalam madu yang mudah diserap sel-sel tubuh. 

Asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit, juga sebagai bahan pembentukan neurotransmitter atau senyawa yang berperan dalam mengoptimalkan fungsi otak. Madu juga mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab penyakit infeksi. 

Karbohidrat madu termasuk tipe sederhana. Rata-rata komposisinya adalah 17,1 persen air; 82,4 persen karbohidrat total; 0,5 persen protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Karbohidrat tersebut utamanya terdiri dari 38,5 persen fruktosa dan 31 persen glukosa. Sisanya, 12,9 persenkarbohidrat yang terbuat dari maltose, sukrosa, dan gula lain. Sebagai karbohidrat, satu sendok makan madu dapat memasok energi sebanyak 64 kalori. Bersambung..